This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 27 Mei 2017

Ahok Tetap Akan Terima Uang Pensiun Meski Berstatus Tersangka

Ahok Tetap Akan Terima Uang Pensiun Meski Berstatus Tersangka - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 23 Mei 2017. Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, Ahok masih berhak mendapat dana pensiun DKI. Sebab, mantan Bupati Belitung Timur itu mengundurkan diri. "Kalau mengundurkan diri, SK keluar dan diberhentikan dengan hormat ya dapat pensiun," ujar Sumarsono di Balai Kota Jakarta.

Basuki Tjahaja Purnama, Alias Ahok
Basuki Tjahaja Purnama, Alias Ahok
Sumarsono mencontohkan, pemberhentian secara hormat dilakukan jika kepala daerah tidak tersandung masalah operasi tangkap tangan atau korupsi. "Kalau mengundurkan diri berarti dengan hormat. Kalau kasus OTT korupsi itu pemberhentian enggak hormat," kata dia. Hanya saja, uang pensiun yang akan diterima Ahok akan jauh lebih kecil dari gaji saat dia menjabat, yakni kurang dari Rp 10 juta. "Pensiun kan sebagai kepala daerah. Kecil itu, enggak besar, enggak sampai Rp 10 juta," ujar Sumarsono.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sudah menerima surat pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Djarot menolak berkomentar banyak mengenai pengunduran diri Ahok itu, hingga terkait akan diajukan sebagai Gubernur definitif DKI Jakarta.

Basuki Tjahaja Purnama mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta ke Presiden Jokowi. Kemendagri pun mengusulkan Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur definitif. Ahok mengundurkan diri lantaran tidak ingin mengganggu pemerintahan dengan status hukumnya saat ini. Ahok berniat untuk tidak merepotkan pemerintahan akibat diri nya yang sedang tersandung kasus penistaan agama.

Intinya niat baik Ahok tidak ingin merepotkan pemerintahan. Dia ingin suasana damai dan kepentingan bangsa tidak terganggu karena dirinya. Ini wujud menciptakan kedamaian dan melakukan sesuatu yang baik. -Ahok Tetap Akan Terima Uang Pensiun Meski Berstatus Tersangka

Rabu, 24 Mei 2017

Indonesia Berduka Kembali Setelah Terjadi Nya Ledakan Bom Yang Menewaskan 2 Orang Di Jakarta

Indonesia Berduka Kembali Setelah Terjadi Nya Ledakan Bom Yang Menewaskan 2 Orang Di Jakarta - Indonesia kembali berduka setelah dua Ledakan besar terjadi di halte Transjakarta Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ledakan terjadi pukul 21.30 WIB. Warga di sekitar lokasi mengaku mendengar suara ledakan dua kali. Polisi dan tim Gegana langsung ke lokasi. Mereka melakukan olah TKP dan menyisir sekitar lokasi ledakan. Wakil Kapolri Komjen Pol Syafruddin, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan juga telah tiba di lokasi.


Pihak Kepolisian Masih Terus Berjaga Dilokasi Kejadian
Pihak Kepolisian Masih Terus Berjaga Dilokasi Kejadian
Dua ledakan terdengar di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Polisi menduga sumber ledakan berasal dari aksi bom bunuh diri. "Saya sampaikan keprihatinan yang mendalam. Telah terjadi bom sementara diduga bom bunuh diri," ujar Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di lokasi kejadian.

Akibat bom bunuh diri itu, sambung Syafruddin, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat orang luka-luka. Salah satu korban meninggal dunia diduga merupakan pelaku bom bunuh diri. "Korbannya satu orang diduga pelaku yang belum teridentifikasi, dan lima orang anggota polri. Dari lima anggota polri itu satu orang meninggal dunia atas nama Brigadir Topan." ungkap Syafruddin.

Setelah ledakan bom yang kedua, kepolisian langsung mengevakuasi seluruh penumpang yang berada di area terminal transjakarta. Polisi juga menutup tempat kejadian perkara guna untuk memastikan bahwa tidak ada lagi bom disana. Tim Gegana dari polri juga langsung di datangkan ke tempat kejadian perkara untuk lebih memastikan bahwa tidak ada lagi bom.

Hingga saat ini, tempat kejadian perkara masih di jaga ketat dan di tutup dengan garis polisi agar tidak ada masyarakat yang mendekat untuk melihat kejadian tersebut karena di khawatirkan bisa membahayakan keselamatan warga. - Indonesia Berduka Kembali Setelah Terjadi Nya Ledakan Bom Yang Menewaskan 2 Orang Di Jakarta

Selasa, 16 Mei 2017

Apakah Status Rizieq Syihab Akan Seperti Status Firza Husein Yang Sudah Menjadi Tersangka??

Apakah Status Rizieq Syihab Akan Seperti Status Firza Husein Yang Sudah Menjadi Tersangka?? - Polisi telah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka pornografi dalam kasus 'baladacintarizieq'. Sementara imam besar FPI Habib Rizieq Syihab yang juga terkait dalam kasus tersebut masih berstatus sebagai saksi. "(Rizieq) belum ya. Jadi kita masih meningkatkan status FHM (Firza) dari saksi menjadi tersangka," ujar Kabid Humaa Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Firza Husein & Rizieq Syihab
Firza Husein & Rizieq Syihab
Argo mengatakan, soal kemungkinan penetapan status tersangka Habib Rizieq adalah kewenangan penyidik. Ia menambahkan, penyidik masih mengumpulkan alat bukti yang ada. "Kita tunggu saja. Yang penting hari ini satu saksi yang kita periksa meningkat statusnya," katanya.

Saat ini Rizieq sendiri masih berada di Arab Saudi setelah sebelumnya sempat ke Malaysia. Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro menyebut, Rizieq sengaja mangkir dari pemeriksaan polisi karena menganggap kasus itu sebagai rekayasa. Sementara polisi telah menerbitkan surat perintah membawa Rizieq. Tetapi sejauh ini polisi belum ada upaya untuk bekerja sama dengan interpol guna membawa Rizieq dari Arab Saudi.

Kasus 'baladacintarizieq' berawal dari beredarnya rekaman audio dan chat antara dua orang yang diyakini sebagai Firza dan Habib Rizieq. Keduanya lantas dipanggil untuk diperiksa. Baik Firza maupun Habib Rizieq sudah membantah keterlibatan dalam chat tersebut. Kasus pornografi berupa percakapan seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein ini sempat viral di dunia maya pada akhir Januari 2017 lalu. Polisi pun bertindak cepat dan meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Firza sendiri telah diperiksa saat ia ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua atas kasus dugaan permufakatan makar, tetapi kini penahanannya telah ditangguhkan. Saat ditahan, polisi menggeledah rumah Firza dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus pornografi tersebut.

Rizieq menyebut kasus ini sebagai fitnah besar. Sementara Firza melalui pengacaranya mengatakan tidak pernah berpose tanpa busana seperti yang ada di situs 'baladacintarizieq'. - Apakah Status Rizieq Syihab Akan Seperti Status Firza Husein Yang Sudah Menjadi Tersangka??

Senin, 08 Mei 2017

Muncul Nya Spanduk Penolakan Terhadap Habib Rizieq Di Garut

Muncul Nya Spanduk Penolakan Terhadap Habib Rizieq Di Garut - Rencana Tablig Akbar yang akan dihadiri pentolan Forum Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis, 11 Mei mendatang, menuai penolakan warga. Beberapa spanduk penolakan bahkan sudah bertebaran di beberapa sudut kota dodol tersebut. Wakil Ketua Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Garut Ang Heri Hasan mengatakan lembaganya mendukung upaya pemerintah menciptakan situasi yang kondusif.

Spanduk Penolakan Terhadap Habib Rizieq
Spanduk Penolakan Terhadap Habib Rizieq
Menurutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati buat Nahdlatul Ulama (NU). "Kita pun tengah mempertimbangkan apakah akan mendatangi kantor FPI Garut atau tidak," kata dia. Ketua Dewan Tanfidziyah Nahdlatul Ulama kabupaten Garut KH Atjeng Abdul Wahid mendukung upaya itu, menurutnya Habib Rizieq yang tengah banyak dililit sejumlah kasus saat ini, dikhawatirkan mengganggu suasana kondusif warga Garut.

"Apalagi bulan lalu ada deklarasi bersama penolakan gerakan yang akan merongrong NKRI," ucapnya. Spanduk di sana bertuliskan, "Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam petunjuk kedamaian, tolak ulama provokator yang mengatasnamakan Islam, Tolak Habib Rizieq".

Sikap penolakan itu ujar dia, merupakan bentuk sikap masyarakat untuk menjaga persatuan dan suasana kondusif. "Sah-sah saja itu hak masyarakat," katanya. Juru bicara Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, AKP Ridwan Tampubolon mengatakan pihaknya akan mendalami masalah ini. "Infonya sudah dibersihkan, soal penolakannya kami akan dalami dan koordinasi sama intel," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan hingga pukul 10.00 pagi tadi, beberapa spanduk penolakan kedatangan Rizieq Shihab mulai bertebaran di beberapa titik pusat keramaian. Lokasi itu antara lain di sekitar Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat.  Satu spanduk bertuliskan "Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam petunjuk kedamaian, tolak ulama provokator yang mengatasnamakan Islam, Tolak Habib Rizieq", tertanda Persatuan Umat Muslim Garut yang tercatat di sebelah kanan bawah spanduk. - Muncul Nya Spanduk Penolakan Terhadap Habib Rizieq Di Garut

Senin, 17 April 2017

Ahok Dan Sandiaga Uno Hadir Dalam Acara Deklarasi Damai Pilgub DKI Putaran Kedua

Ahok Dan Sandiaga Uno Hadir Dalam Acara Deklarasi Damai Pilgub DKI Putaran Kedua - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Sandiaga Uno turut menghadiri acara Silaturahmi dan Deklarasi Pilkada DKI di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Keduanya pun berkesempatan memberikan sambutannya di atas panggung dalam acara itu. Sebelum memberikan sambutannya, Basuki atau yang akrab disapa Ahok itu sempat bercanda dengan Sandi.

Ahok Dan Sandiaga Uno Di Dampingi Pangdam Serta Kapolda Menghadiri Deklarasi Damai
Ahok Dan Sandiaga Uno Di Dampingi Pangdam Serta Kapolda Menghadiri Deklarasi Damai
"Karena wakil saya enggak datang (Djarot) minjem wakilnya Pak Anies (Sandi). Karena calon Gubernurnya (Anies) enggak datang, jadi (Sandi) minjem calon gubernur (Ahok)," kata Ahok di kawasan Monas, Senin tanggal 17/4/2017. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku tidak ada permusuhan antara dirinya dengan Sandi meskipun mereka bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini.

"Kami, berdua bercanda, kalau yang nomor 3 yang menang, saham Saratoga (salah satu perusahaan Sandi) naik. Pada dasarnya kami ini teman. Suasana di bawah ini yang bikin suasananya jadi kayak enggak berteman," ucap Ahok. Ahok juga mengaku sempat bingung ketika akan menghadiri acara Deklarasi Damai Pilkada 2017. Sebab, ada dua undangan yang diterimanya untuk menghadiri acara tersebut yaitu sebagai calon Gubernur dan Gubernur DKI Jakarta.

"Waktu saya datang, saya bingung. Sebagai Gubernur atau pasangan calon. Saya pakai baju dinas, saya takut salah. Kalau saya pakai baju kampanye salah juga. Makanya saya pake baju batik aja," kata Ahok.

Meski demikian, Ahok berharap pada hari pencoblosan pada 19 April 2017 mendatang dapat berjalan dengan tertib sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga semua proses Pilkada dapat dijalankan dengan semestinya. - Ahok Dan Sandiaga Uno Hadir Dalam Acara Deklarasi Damai Pilgub DKI Putaran Kedua

Kamis, 13 April 2017

Pencegahan Ketua DPR Setya Novanto Oleh KPK Menuai Kritikan Dari Fahri Hamzah

Pencegahan Ketua DPR Setya Novanto Oleh KPK Menuai Kritikan Dari Fahri Hamzah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta DPR menghormati proses hukum terkait pencegahan Ketua DPR Setya Novanto ke luar negeri. KPK pun memberi sinyal tidak akan mencabut pencekalan tersebut. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai KPK tidak bisa seenaknya mencegah bepergian ke luar negeri Novanto. Dia menilai Novanto memiliki hak imunitas sebagai pimpinan DPR yang dijamin oleh konstitusi.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
"Kekebalan itu sudah diberikan konstitusi, tapi kalau gampang diacak dimainkan kayak gini, ini melanggar konstitusi," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Menurut dia, di seluruh negara yang menganut sistem demokrasi, Ketua DPR tidak boleh diperlakukan seenaknya oleh lembaga negara lain, meskipun itu lembaga penegak hukum.

"Karena di seluruh negara maju, negara demokrasi tidak boleh anggota DPR diperlakukan penegakan hukum seperti warga biasa. Posisi Ketua DPR selama ini dan seterusnya dalam konstitusi negara, dalam UU, dan juga sebenarnya ada posisi Presiden," ujar Fahri.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memandang kinerja KPK sudah berlebihan terkait pencekalan Setya Novanto melalui imigrasi. Jika terkait pemeriksaan Novanto sebagai saksi, Fahri mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar itu sangat kooperatif dalam setiap panggilan KPK.

"Pak Novanto tidak pernah tidak hadir, dia datang dan tentu harus hormati. Kita sayangkan sekali terutama Kemenkumham dan Ditjen Imigrasi yang tidak teliti dalam hal ini sehingga melakukan hal-hal yang dapat dianggap sebagai mengganggu hubungan kerja antar lembaga negara," papar Fahri.

"Presiden ini terlibat enggak sih dalam kepastian hukum kita ini? Kok Presiden itu kayak ada negara di dalam negara, dia tak tahu ada pejabat tinggi negara (dicegah), lembaga negara itu kan harus dijaga marwah dan posisinya masing-masing," sambung Fahri.

Sementara, Ketua DPR Setya Novanto mengaku belum mengetahui soal surat keberatan pencekalan dirinya yang akan dikirim ke Presiden. - Pencegahan Ketua DPR Setya Novanto Oleh KPK Menuai Kritikan Dari Fahri Hamzah

Jumat, 07 April 2017

Fahri Hamzah : Saya Akan Lengserkan Jokowi Apabila Sekjen FUI Tidak Segera Di Bebaskan

Fahri Hamzah : Saya Akan Lengserkan Jokowi Apabila Sekjen FUI Tidak Segera Di Bebaskan - Penangkapan Sekretaris Jenderal Forum Ulama Indonesia (FUI) Muhammad Al Khaththath mendapat kritikan tajam dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Fahri menilai aksi 313 yang digagas FUI hanya bertujuan mengkritik pemerintah. Adapun Al Khaththath diringkus karena diduga melakukan pemufakatan makar jelang aksi 313.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Menurut Fahri, mestinya pemerintah mau mendengar dan menerima kritikan dari rakyatnya, bukan malah mempidanakannya. Sebagai negara demokrasi, Indonesia berbeda dengan Korea Utara yang dikenal dengan negara yang menganut sistem otoriter.

“Kuping itu harus tebal kalau demokrasi. Kalau kuping tipis jangan hidup di Indonesia. Suruh ke Korea Utara sana. Jadi rakyatnya Kim Jong Un, cocok dia itu. Begitu Presiden lewat tepuk tangan. Kayak boneka orang gila,” kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Fahri pun meminta polisi tidak menakut-nakuti masyarakat yang aktif mengkritik pemerintah dengan cara penangkapan dan tuduhan tertentu,kalau sempat berani menahan sekjen FUI, saya sendiri yang akan lengserkan jokowi. “Polisi juga jangan takut sama orang pinter dan enggak usah nakut-nakutin orang yang berani bicara, yang berani kritik. Enggak usah nakut-nakutin. Yang harus ditakuti adalah perbuatan jahat. Kalau orang kritik, jangan ditakutin,” tegasnya.

Di negara demokrasi, penyampaian aspirasi adalah hal wajar. Bahkan dia menyebut di negara demokrasi bakal selalu ribut karena kritikan rakyat kepada pemerintah. “Demokrasi memang negara ribut. Kalau negara senyap, negara otoriter, itu ada di Korea utara. Tahu-tahu orang hilang. Anda mau kaya gitu lagi? Saya enggak mau. Kalau Jokowi mau gitu lagi, silakan, saya enggak mau. Dan kalau dia mau kayak gitu, saya lawan dia,” ucapnya.

Jelang aksi 313, polisi bergerak menangkap empat orang pimpinan aksi tersebut. Salah satu yang diamankan disebut adalah Sekjen Forum Umat Islam Indonesia Muhammad al Khaththath. Polisi menyebut mereka diperiksa dalam kasus makar. “Benar, karena pemufakatan makar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwon.

Polisi belum mau menyebut identitas lengkap orang-orang yang ditahan. Mereka semua masih menunggu untuk diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. - Fahri Hamzah : Saya Akan Lengserkan Jokowi Apabila Sekjen FUI Tidak Segera Di Bebaskan